Saturday, May 28, 2022

REVIEW FILM THE MEDIUM 2021

Jadi gini, belakangam ini aku lihat di sosial media rame bahas soal film horor Thailand yang berjudul The Medium. Jadi tertarik nontonnya dan reviewnya nih. Yaudah aku review sedikit tentang film itu ya.

Film yang di sutradarai Banjong Pisanthanakun ini menurutku sangat bagus. Di bagian awal kita disuguhkan penjelasan tentang daerah tempat peembuatan film. Baik itu Budaya, kepercayaan, serta agama di daerah tersebut.

Banjong juga lihai dalam menggarap film ini sehingga sedikit berbeda dengan film horor biasanya. Alur cerita dibuat layaknya film dokumenter ala ala discovery channel dibalut dengan jumpscare yang cukup membuat kita terhenyak.

Pemilihan lokasi syuting pun juga sangat mendukung film ini menjadi lebih spooky . Isaan merupakan nama tempat daerah yang dipilih bajong. Bukan tidak main-main, bajong memilih isaan karena daerah ini masih sangat percaya terhadap hal-hal mistis, seperti roh, jimat, dukun dan hal supranatural lainnya.

Sinopsis singkat

Jadi cerita di film ini sangat sederhana tapi dikemas dan didetailkan sehingga jadi lebih menarik. Film ini menceritakan tentang sekelompok pemuda yang sedang membuat film dokumenter tentang praktek perdukunan di Isan. Singkatnya mereka tertarik dengan Nim karena Nim merupakan dukun terkenal yang sudah banyak membantu masyarakat disana. Latar belakang Nim sendiri juga sangat menarik. Dia mendapat ilmu perdukunan diwariskan dari tantenya. Tantenya juga mendapat wangsit perdukunan dari nenek Nim. Dan yang merasuki Nim adalah roh nenek moyang di daerah tersebut yang dikenal dengan sebutan Roh Bayan. Spesialnya roh ini hanya merasuki garis keturunan perempuan kelurga Nim saja.

Sehingga Tim ini sepakat mengikuti kegiatan sehari - hari ibu Nim (kita panggil ibu karena dia cukup tua, biar sopan).

Jalan cerita

Ayah ming meninggal

Bu Nim merupakan anak ke tiga dari 3 bersaudara. Dia mempunyai kakak bernama noi, dan abg yang nernama pem

Noi sendiri mempunya suami yang bernama s dan anak yang bernama mike dan ming. Bu nim sembari membawa mobil juga menjelaskan bahwasannya keluarga suami adiknya dikutuk

Atau mati tersiksa

Kakeknya mati dipukul batu, ayahnya bunuh diri karena ketahuan bakar pabrik demi asuransi, willow sndiri suaminya noy terkena kanker

Putranya mike abgnya ming kecelakaan beberapa bulan lalu.

Dipekamanan ayahnya ini Min mulai menunjukkan tingkah aneh, seperti memarahi bapak bapak yang main kartu tanpa sebab, dan berinteraksi dengan nenek buta sebelum tidur, besoknya nenek itu meninggal ~

Bu Nim yang melihat ini pun curiga, dan memeriksa kamar Min dan ternyata ditemukan

Jimat dilemari Min, Min yang tau hal itu langsung marah dan menyuruh semuanya keluar.

 Wampa taba

Wampa taba dipercaya merupakan jimat untuk penolak bala, namun wampa taba juga dipercaya dapat mengundan dewa atau roh baik maupun jahat.

Melihat ini bu Nim merasa Min akan menjadi penerusnya yang akan menerima roh dewa Bayan.

Melihat ini Tim sepakat untuk merekam kegiatan sehari - hari bu Noy dan Min, mereka beranggapan akan menemukan momen pemindahan roh dewa Bayan dari bu Nim ke Min.

Selanjutnya diketahui bu Noy bekerja sebagai penjual daging Anjing, walaupum sudah ditentang bu Nim karena Anjing mempunyai Roh , tapi Bu Noy tetap bersikukuh, dan ini lah sebabnya diakhir nanti banyak yang kemasukan Roh Anjing.

Sementara Min bekerja sebagai personlia di suatu perusahaan .


Disini bu Noy juga bercerita seharusnya dia yang mewarisi roh Dewa Bayan, tapi karena dia menolak, jadilah bu Nim yang mewarisi roh Dewa Bayang itu

Beberapa hari mengikuti min, tim menemukan kejadian janggal, mulai tingkah min yang seperti anak kecil sampai min yang mabuk parah dan tidur di tidur sampai pagi dikantornya. Bu Noy pun menjadi khawatir dan cerita keangnya mani. Mani yang mendengarnya menyarankan agar dilakukan ritual karena mani yakim Min akan menjadi penerus bu Nim sebagai wadah dewa Bayan.

Disisi lain tim pun bercerita ke bu Nim, bu Nim yang juga khawatir datang ke rumah Bu Noy dan mengecek keadaan Min, tapi bu Noy marah dan mengusir bu Nim. Bu Noy tidak ingin anaknya menjadi dukun / perantara dewa Bayan seperti bu Nim.

Keadaan Min semakin parah, dia merasakan sakit kepala perut dan vagina. Dia juga bermimpi aneh.

Di dalam mimpinya dia melihat pria besar dengan banyak tato aksara thai sambil memegang parang dan memenggal kepala manusia. Menurutku ini ada hubungan dengan terpenggalnya patung dewa Bayan dan pembantaian yang dilakukan leluhur suami bu Noy yang dilakukan pada zaman dulu.

Esoknya Min dipecat karena bosnya melihat dari cctv Min wik wik dengan 3 pria berbeda pada malam hari dikantornya. Di sini Min kerasukan hantu PSK. Min yang semakin stres pun akhirnya mencoba bunuh diri dengan mengiris nadi tangan tapi gagal karena ditemukan oleh ibunya bu Noy.

Bu Nim mencoba mencari penyenab kenapa Min seperti ini, disini dia menduga Min di ganggu oleh Mike, abang Min. Ternyata Mike mati gantung diri karena cintanya ditolok oleh Min. Ya namanya abang kok suka sama adek kandung sih.

Bu Noy yang putus asa membawa Min ke dukun, yang nantinya diketahui ternyata dukun abal abal . Nasih nasib !

Kenapa gak ke bu Nim ? Hubungan antara bu Nim dan bu Noy sedikit renggang, mulai dari bu Noy yang tidak percaya mistis, dan bu Nim yang seorang dukun. Mungkin bu Noy tidak ingin percaya mistis karena tidak ingin anaknya menjadi dukun.

Yah disini aku juga kesel sama bu Nim, kenaap gak bantu secara terang terangan, yah paling gak ngobrol baik baik toh. Gini "Noy aku bakal bantu kau nya, aku bakal buat sajen ke dewa Bayan, tapi kau sma Min dirumah aja. Jangan kemana-mana", gitu kek. Ini diem diem aja bantunya.

Bu Noy kan panik jadi langsung bawa Min dukun abal abal.

Ada adegan saat Min naik mobil ke dukun abal abal. Bayang min dikaca pintu mobil tidak merefleksikan aslinya, muka Min murung, sedangkan bayangan dikacanya tersenyum. Dari sini mungkin agar kita tahu bahwa tubuh Min sudah dirasuki oleh roh roh atau dewa lain.

Mengetahui ponakannya dibawa ke dukun abal abal bu Nim marah, karena dukun itu akan membuka lebar gerbang jiwa Min sehingga dia bakal mudah dimasukin roh roh yang lain mulai yang lemah sampai yang kuat baik dan jahat.

Dsini kita lihat Min kersukan dan memukul ibunya sendiri lalu pergi dan hilang selama sebulan.

Sembari melakukan pencarian bu Nim melakukan ritual dengan menggunakan barang barang yg dikumpulkan Min sealama kerasukan, dan ada sperma dikondom . Kesian Min.

Ritual dilakukan dibawah pohon dimana Mike gantung diri.

Kenapa menggunakan telur dan benang putih ?

Benang putih melambangkan kesucian menurut warga Isan, sedangkan telur melambangkan kemurnian, bu Nim memecahkan telur berkali kali sampai isi telur hitam yang berarti doa telah dijawab dewa bayan

Dan ternyata yang mengganggu Min bukan Mike tapi dewa yang lebih kuat lagi. Dan Min ditemukan di pabrik benang bekas kakeknya

Pabrik benang Yasantia

Disini ibu Nim merasakan banyak roh roh atau dewa dewa yang jahat, karena memang gedungnya sudah tidak digunakan lagi jadi merupakan tempat yang cocok untuk para dewa atau roh bersarang

Melihat kondisi Min yang sangat memperihatinkan, bu Nim pergi ke hutan tempat patung dewa Bayan untuk melakukan ritual. Tapi disana Bu Nim menemukan kepala patung Dewa Bayan terpenggal. Kalau kalian ingat Min pernah bermimpi melihat pria yang memenggal kepala orang dan memegang kepala tersebut. Mungkin ini arti dari mimpi Min tersebut, patung dewa Bayan kepalanya terpenggal.

Sementara dirumah Min semakin kehilangan jati dirinya. Disini juga terkuak ternyata Bu Nim menjadi dukun , karena adiknya noy .

Bu Nim dan Bu Noy akhirnya membawa Min ke Pendeta. Pendeta yang menyadari bahwa tubuh Min sangat rapuh, dan mudah dimasukin roh. Dia memutuskan untuk segera menyiapkan upacara ritual untuk poengusiran roh di tubuh Min. Selama menunggu hari ritual, Min ternyata sering kerasukan sendiri saat malam dan berjalan di dalam rumah. 

Puncaknya Min menculik bayi manit dan pang, serta mencoba membunuh manit dengan pisau. Esoknya Bu Noy datang kerumah Bu Nim . Ternyata Bu Nim telah meninggal tanpa sebab. Tempat Bu Nim sembahyang juga berantakan .

Cukup mungkin reviewnya . Aku paling kesal saat cerita di fase akhir kenapa kameramen tidak bantu .

Kesel sih, tapi yah namanya film, kalau gak gitu bukan film namanya

thx


 

0 komentar:

Post a Comment